Real Madrid mengalami kekalahan telak 1-3 dari Bayern Muenchen pada pertandingan pertamanya di International Champions Cup (ICC) 2019, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
Bermain dengan skuat utama pada babak pertama, Real Madrid ketinggal 0-1 oleh gol Corentin Tolisso.
Skuat utama Real Madrid yang dimainkan di babak pertama adalah Thibaut Courtois; Marcelo, Sergo Ramos, Raphael Varane, Dani Carvajal; Toni Kroos, Luka Modric; Eden Hazard, Isco, Marco Asensio; Karim Benzema.
Tertinggal 0-1 di babak pertama, pelatih Zinedine Zidane mengganti semua pemain di babak kedua.
Di babak kedua, Zidane mengganti semua pemainnya, menurunkan skuat kedua dengan materi pemain;
Keylor Navas; Luka Jovic, Vinicius Junior, Adrian de la Fuente, Nacho Fernandez, Lucas Vazquez, Ferland Mendy, Rodrygo, Takefusa Kubo, Jaime Seoane, dan Javi Hernandez.
Namun, pergantian skuat ini, membuat Real Madrid makin rapuh.
Hubungan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dengan Gareth Bale kian panas di pramusim. Namun, Zidane menolak jika disebut tidak menghormati pemainnya itu.
Bale cuma duduk di bangku penonton saat Madrid dikalahkan Bayern Munich 1-3 dalam laga ICC (International Champions Cup) 2019. Nama bintang sepakbola Wales itu bahkan tidak masuk dalam line-up Los Blancos di tengah tanda tanya seputar masa depannya.
Usai pertandingan itu, Zidane mengatakan bahwa Bale tidak dilibatkan karena Madrid sedang mengurus kepindahannya. “Kalau kepergiannya terjadi besok, maka itu akan lebih baik,” ucap legenda sepakbola Prancis itu.
Komentar Zidane itu tidak diterima oleh agen Bale, Jonathan Barnett. “Zidane memalukan, dia tak menunjukkan respek untuk seorang pemain yang sudah memberikan banyak kontribusi untuk Real Madrid,” sembur dia.
Sejak Bale mendarat di Santiago Bernabeu pada musim panas 2013, Madrid berhasil merengkuh total 13 trofi juara termasuk empat gelar Liga Champions yang diperoleh dalam lima musim. Selain itu statistik Bale cukup oke dengan 102 gol plus 65 assist dalam 231 pertandingan, sekalipun kerap bolak-balik ruang perawatan akibat cedera.
Statistik Bale lebih baik daripada Zidane semasa membela Madrid (49 gol dan 66 assist dalam 227 pertandingan). Salah satu faktor yang membuat Bale banyak dibela, terkait perlakuan Madrid.
“Memang benar terkadang bahasa Spanyol saya menyebabkan salah paham, tapi saya ingin agar jelas,” Zidane mengungkapkan dilansir Marca. “Yang pertama, saya bukannya tidak menghormati siapapun, terutama salah satu pemain kami.”
“Saya selalu mengatakan hal yang sama. Para pemain adalah yang terpenting dan saya akan selalu bersama dengan para pemain saya,” sambung dia.
“Yang kedua, saya bilang bahwa klub sedang mencoba menjual si pemain, tidak lebih. Dan yang ketiga, Bale tidak siap untuk pertandingan itu jadi dia tidak ingin bermain seiring klub sedang mencoba mengurus masa depannya.”